Breaking news

Rabu, 06 Mei 2026

Mei 06, 2026

Wabup Nadirsyah Lepas 147 Calon Jamaah Haji 1447 H/2026 M

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Sebanyak 147 calon jamaah haji asal Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) resmi dilepas oleh Wakil Bupati Nadirsyah Untuk berangkat menuju Tanah Suci, kegiatan tersebut dalam suasana haru dan penuh khidmat yang dilaksanakan di Kompleks Islamic Center, pada Rabu (06/05/2026) .Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nadirsyah mengingatkan para jamaah bahwa keberhasilan meraih predikat haji mabrur tidak hanya ditentukan oleh hubungan dengan Allah (Hablum Minallah), tetapi juga hubungan antar sesama jamaah.“Untuk mencapai predikat haji mabrur, tidak hanya urusan hubungan dengan Allah (Hablum Minallah), tetapi juga harus bisa menjaga hubungan baik sesama rombongan. Terganggunya hubungan antar sesama jemaah dalam rombongan juga akan mengganggu kekhusyukan ibadah Bapak dan Ibu semua,” ujarnya.Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, mengingat cuaca yang sangat panas.“Cuaca di Tanah Suci saat ini sangat panas. Oleh karena itu, saya mengingatkan kepada orang tua dan sahabat-sahabat jemaah semua untuk mempersiapkan segala perlengkapan dan menjaga kondisi kesehatan fisik selama menjalankan rangkaian ibadah di sana,” tambahnya.Kepada para pendamping haji, Nadirsyah berpesan agar dapat memberikan perhatian maksimal kepada jamaah, terutama yang sudah lanjut usia.“Kepada seluruh pendamping jemaah haji khususnya dari Tubaba, untuk dapat intens memperhatikan baik dari kesehatannya, tertib berjalannya pelaksanaan ibadah hajinya, serta selalu mendampingi para calon jemaah. Mengingat banyak jemaah kita yang sudah sepuh, tentu ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pendamping,” tegasnya.Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tubaba, H. Efrizon Anwar, S.Ag., MH., menyampaikan data terkait jamaah yang diberangkatkan. Ia menyebutkan bahwa jamaah tertua dalam rombongan ini adalah Sumarjo Cokrojoyo (95 tahun) asal Indraloka, Kecamatan Way Kenanga, sedangkan jamaah termuda adalah Kisma Hana Almira (15 tahun) asal Candra Mukti, Kecamatan Tulang Bawang Tengah.Adapun total jamaah yang diberangkatkan berjumlah 147 orang, terdiri dari 81 jamaah pria dan 66 jamaah wanita. Seluruh jamaah tergabung dalam Kloter 18 bersama jamaah dari Kabupaten Way Kanan dan Lampung Tengah.


Para jamaah dijadwalkan berangkat dari Jakarta menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, menggunakan maskapai Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 433. Selama berada di Makkah, jamaah akan menempati wilayah Misfalah di Hotel Manazil Al-Khoir, sedangkan selama di Madinah akan menginap di Hotel Grand Plaza Madinah.


Pemkab Tubaba berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, sehat, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. (Red)

Senin, 04 Mei 2026

Mei 04, 2026

Wabup Nadirsyah Apresiasi dan Lepas Mirza Irawan Jabat Kepala BPKAD Provinsi Lampung

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news| – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) resmi melepas Mirza Irawan Dwi Atmaja, S.Sos., M.M., untuk mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung. Acara pelepasan yang berlangsung khidmat sekaligus penuh haru ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, di Ruang Rapat Sekretariat Daerah, pada Selasa (05/05/2026).Mirza Irawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Tubaba, terpilih mengisi posisi strategis di tingkat provinsi setelah melalui proses seleksi yang ketat.Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nadirsyah mengungkapkan rasa bangga sekaligus kehilangan atas beralihnya salah satu putra terbaik daerah ke lingkup Pemerintah Provinsi. Menurut Nadirsyah, Mirza adalah sosok yang telah memberikan dedikasi penuh bagi pembangunan Tubaba selama 14 tahun terakhir."Atas nama pemerintah daerah, kami merasa kehilangan salah satu sumber daya manusia terbaik. Namun, karena ini merupakan amanah dan bentuk promosi, dengan berat hati sekaligus bangga, kami harus merelakan Pak Mirza untuk mengabdi di level yang lebih luas," ujar Nadirsyah di hadapan jajaran pejabat yang hadir.Wabup juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian Mirza yang telah membersamai Kabupaten Tubaba sejak awal masa pertumbuhannya. "Empat belas tahun adalah waktu yang panjang. Banyak tenaga, pikiran, dan waktu yang telah dikorbankan untuk kemajuan bumi Ragem Sai Mangi Wawai ini," tambahnya.Selain memberikan ucapan selamat, Nadirsyah juga menitipkan harapan besar kepada Mirza Irawan di posisinya yang baru. Ia berharap koordinasi antara Pemkab Tubaba dan Pemprov Lampung, khususnya dalam sektor keuangan, dapat semakin erat.Salah satu poin yang ditekankan adalah mengenai penyelesaian Dana Bagi Hasil (DBH). "Semangatnya harus tetap semangat Tubaba. Kami berharap poin-poin yang belum tuntas terkait keuangan daerah bisa menjadi atensi khusus bagi Pak Mirza di Provinsi nanti," tegasnya.Sementara itu, Mirza Irawan dalam penyampaiannya mengaku sangat terkesan dengan perjalanan kariernya di Tubaba. Didampingi sang istri, ia menyebut Tubaba bukan sekadar tempat bekerja, melainkan tempat yang membentuk karakter dan pola pikirnya sebagai seorang birokrat."Dalam 14 tahun ini, Tubaba telah membentuk siapa saya hari ini. Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada komunikasi yang tersumbat atau tindakan yang kurang berkenan selama saya bertugas," ungkap Mirza.

Terkait tugas barunya, Mirza berkomitmen untuk menjaga silaturahmi dan profesionalitas, termasuk dalam mengawal urusan DBH kabupaten/kota di Lampung agar dapat berjalan sesuai mekanisme yang diharapkan.


Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tubaba, Asisten I dan II, jajaran Staf Ahli Bupati, serta seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di lingkungan Pemkab Tubaba.

Meskipun dilaksanakan secara sederhana dengan suasana santai, kegiatan ini menjadi simbol penghormatan atas pengabdian panjang Mirza Irawan sebelum resmi bertugas di pusat pemerintahan Provinsi Lampung. (Red)

Jumat, 24 April 2026

April 24, 2026

Diduga ! SPBU BUMD Menggala Legalkan Praktik Pengeceron BBM Bersubsidi

Tulang Bawang | Prokontra.news | - Meski pemerintah melalui Menteri ESDM dan aparat penegak hukum telah mengeluarkan himbauan keras terkait pengawasan distribusi BBM bersubsidi, namun praktik-praktik penyalahgunaan, diduga masih terjadi di lapangan. Salah satu titik yang menjadi sorotan adalah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dengan kode 24.345.107 di wilayah Menggala yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Kamis (23/04/2026).


Untuk diketahui, berdasarkan laporan dan pantauan di lokasi, muncul dugaan bahwa SPBU tersebut masih melayani dan melakukan aktivitas pengecoran / pelangsiran pengisian BBM bersubsidi dengan menggunakan kendaraan yang di duga tangki nya tersebut telah dimodifikasi secara bebas, seolah-olah dilegalkan, tentu hal ini memicu keluhan dari warga masyarakat pengguna kendaraan pribadi dan angkutan umum yang seringkali kesulitan untuk mendapatkan kuota BBM subsidi karena cepat habis.


Perlu diketahui, hal tersebut telah melanggar instruksi pusat dan daerah, sebab praktik-praktik ini dinilai kontradiktif dengan instruksi Menteri ESDM yang menekankan bahwa BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar harus tepat sasaran, sementara itu Kapolda Lampung sebelumnya telah menegaskan akan menindak tegas segala bentuk penyelewengan distribusi BBM di wilayah hukum Lampung, termasuk pihak pengelola SPBU yang nakal.


Seorang warga masyarakat setempat (namanya enggan namanya disebutkan) menyatakan kekecewaannya. "Kami sering antre panjang untuk mendapatkan BBM, namun kadang dibilang minyak telah habis, padahal kami melihat ada aktivitas pengisian BBM Subsidi di nosel berbeda dengan jumlah besar pada jam-jam tertentu, terangnya.


Selain itu, Warga juga mengatakan bahwa kami dilarang mengisi BBM Subsidi di luar dari Nosel yang telah ditentukan, imbuhnya.


"Anehnya kok ada nosel khusus untuk mobil-mobil yang mengantri mengambil gilirannya untuk melangsir/mengecor BBM Subsidi itu, bahkan ada mobil yang berulang-ulang kali kembali untuk mengisi lagi ", ucapnya dengan nada kesal.


Terkait hal tersebut, Direktur BUMD  diharapkan segera melakukan evaluasi mendalam, jika dugaan ini terbukti benar, maka manajemen SPBU tidak hanya melanggar aturan administrasi niaga dari PT. Pertamina (Persero), tetapi juga berpotensi terjerat sanksi pidana sesuai dengan UU Migas.


Diharapkan dapat dilakukan pengawasan ketat, karna sangat diperlukan guna memastikan bahwa hak masyarakat kurang mampu atas subsidi energi tidak dirampas oleh oknum-oknum yang mencari keuntungan pribadi dengan cara ilegal.


Dalam pesan singkat Kapolres Tulang Bawang AKBP Yuliansyah, S.I.K., M.H., mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti terkait kejadian tersebut 


" Terimakasih, akan kami tinjut ", jelasnya.


Warga masyarakat dan sejumlah pengamat kebijakan publik mendesak perlu adanya pengawasan ketat oleh pihak Kepolisian Daerah (Polda) Lampung dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung, agar dapat segera turun ke lapangan guna melakukan inspeksi mendadak (sidak).


Hingga berita ini diterbitkan, telah dilakukan upaya konfirmasi untuk mendapatkan penjelasan mengenai prosedur pengawasan internal yang diterapkan, namun pihak pengelola SPBU Menggala milik BUMD, namun belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan praktik-praktik pengecoran dan pelangsiran yang terjadi difasilitasi mereka tersebut.(MR/Tim)
























Sabtu, 18 April 2026

April 18, 2026

HUT ke 17 ! Wabup Nadirsyah Resmi Buka KEJURPROV LRC di Tubaba

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Nadirsyah, secara resmi membuka Kejuaraan Provinsi (KEJURPROV) Lampung Road Race Championship (LRC) yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kabupaten Tubaba Tahun 2026. Ajang yang memperebutkan Piala Bupati tersebut berlangsung di Sirkuit Non Permanen (NP) Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah Tubaba, pada Sabtu (18/04/2026).Dalam sambutannya, Nadirsyah menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Lampung, IMI Kabupaten Tubaba, panitia, serta para sponsor atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga menyambut kehadiran para rider dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar Provinsi Lampung, seperti Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.“Walaupun pembukaan kegiatan dilaksanakan di tengah guyuran hujan, kami berharap hal tersebut tidak mengurangi semangat para rider untuk tetap berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.Ia menegaskan, ajang road race tidak hanya menjadi kompetisi semata, tetapi juga sebagai wadah penyaluran bakat generasi muda secara positif, sehingga dapat mengurangi aksi balap liar di jalan raya. Selain itu, kegiatan ini turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.“Tercatat sebanyak 41 pelaku UMKM dilibatkan, yang diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat setempat,” tambahnya.Pemerintah Kabupaten Tubaba, lanjutnya, juga mendorong IMI untuk menghadirkan investor guna pembangunan sirkuit permanen yang lebih representatif. “Pemerintah daerah siap memberikan dukungan, termasuk dalam penyediaan lokasi, demi kemajuan olahraga otomotif di Kabupaten Tubaba,” tegasnya.Sementara itu, Ketua IMI Kabupaten Tulang Bawang Barat, Edi Kurniawan, menjelaskan bahwa pelaksanaan Kejurprov LRC ini merupakan hasil koordinasi antara pemerintah daerah, seluruh kepala OPD, serta Forkopimda.Ia turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak, khususnya sponsor seperti Bank Lampung, PT. Djarum Super, Kratingdaeng, Honda Pulung, Yamaha Pulung, dan Cleo.Menurutnya, kejuaraan ini memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi daerah. “Alhamdulillah, perputaran ekonomi di Tubaba meningkat. Seluruh penginapan penuh dan pelaku UMKM juga merasakan manfaatnya,” ungkap Edi.Ia menambahkan, ajang ini diikuti oleh 256 starter dari 25 kelas, dengan peserta berasal dari berbagai daerah, seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Lahat, Muara Enim, Jambi, Palembang, serta kabupaten/kota di Provinsi Lampung.Menariknya, pada kejuaraan kali ini juga ditampilkan kelas Mini GP yang dibawa oleh tim dari Muara Enim, yang untuk pertama kalinya digelar di Lampung, khususnya di sirkuit non permanen Tubaba.Ke depan, IMI Tubaba berharap sirkuit tersebut dapat terus dimanfaatkan dan dijadikan agenda tahunan. Terlebih, Kabupaten Tubaba akan menjadi tuan rumah dua seri LRC, dengan seri berikutnya dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.“Untuk kategori juara umum pada setiap seri, panitia telah menyiapkan hadiah berupa empat unit sepeda motor dari masing-masing kelas,” jelasnya.Di akhir kegiatan, Wakil Bupati secara resmi membuka Kejurprov Lampung Road Race dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, seraya berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, keselamatan, serta mempererat persaudaraan dan silaturahmi. (Red)

Rabu, 15 April 2026

April 15, 2026

Apresiasi ! Wabup Nadirsyah Hadiri Peresmian Kantor ASSA Tour di Tubaba

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Wakil Bupati Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, Nadirsyah menghadiri peresmian Kantor ASSA Tour Cabang Tulang Bawang Barat (PT. Assa Duta Tour Wisata), di Daya Murni sebagai penyedia layanan perjalanan Umrah dan Haji. Kegiatan ini turut dihadiri Pimpinan Cabang Tubaba H. Ikhwan Azhari, CEO ASSA Tour Indonesia H. Taufik Hidayat, serta penceramah Ustadz Dr. KH. Muhammad Faiz Syukron Ma’Mun, Lc., MA. (Gus Faiz), Pada Rabu (15/04/2026).Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas diresmikannya kantor cabang tersebut, yang dinilai mampu memberikan kemudahan akses layanan ibadah bagi masyarakat, sekaligus membuka peluang ekonomi baru di daerah.“Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat mengapresiasi hadirnya ASSA Tour yang diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam menjalankan ibadah Umrah serta turut mendorong ekonomi kerakyatan melalui penyerapan tenaga kerja,” ujar Wakil Bupati.Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan. Salah satunya melalui optimalisasi sektor pertanian dengan memanfaatkan bantuan bibit gratis serta pengelolaan lahan produktif secara maksimal.Selain itu, Wakil Bupati juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan mengelola sampah plastik menjadi bernilai ekonomis. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi bagian dari ekonomi kreatif, bahkan dimanfaatkan sebagai sumber pendanaan kegiatan sosial seperti kas pengajian.“Kita harus mampu mengubah pola pikir, bahwa sampah bukan sekadar limbah, tetapi bisa menjadi peluang ekonomi jika dikelola dengan baik,” tambahnya.Ia juga menegaskan bahwa fokus pembangunan Kabupaten Tulang Bawang Barat saat ini diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta peningkatan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.Peresmian kantor ASSA Tour ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara sektor usaha, tokoh agama, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah yang lebih maju dan sejahtera. (Red)

Selasa, 14 April 2026

April 14, 2026

Bupati Panca Wijaya Akbar Hadiri Musrenbang Provinsi Sumsel Tahun 2027

Ogan Ilir | Prokontra.news | - Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, S.H., M.Si., M.I.Kom., menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2027, bertempat di Griya Agung, wilayah setempat pada Selasa, (14/04/2026).


Forum strategis ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, baik dari tingkat pusat maupun daerah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, serta para kepala daerah Sumatera Selatan.


Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Selatan menekankan pentingnya sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan pembangunan berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. 


Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri memberikan arahan terkait penyelarasan kebijakan nasional dengan prioritas pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.


Musrenbang ini juga menjadi ruang diskusi yang dinamis, di mana berbagai isu strategis dibahas secara mendalam, mulai dari pembangunan berbasis potensi lokal hingga penguatan layanan publik. Seluruh masukan yang dihimpun akan menjadi dasar dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.


Bupati Panca Wijaya Akbar berharap melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, seluruh program pembangunan yang direncanakan dapat terealisasi secara optimal serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Ogan Ilir.


Dengan terselenggaranya Musrenbang ini, diharapkan arah pembangunan Sumatera Selatan ke depan semakin terarah, adaptif, dan mampu menjawab berbagai tantangan, serta memberikan manfaat yang luas bagi seluruh masyarakat. (ADV)

April 14, 2026

Wabup H. Ardani Hadiri Lanjutan Rapat Sidang XXX Paripurna DPRD Ogan Ilir 2026

Ogan Ilir | Prokontra.news | - Wakil Bupati H. Ardani., S.H., M.H., bersama Forkopimda dan Kepala Perangkat Daerah Ogan Ilir Hadiri Lanjutan Rapat Paripurna XXX DPRD Kabupaten Ogan Ilir Masa Sidang ke-II Tahun 2026. Bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Ogan Ilir KPT Tanjung Senai, wilayah setempat pada Selasa (14/04/2026).


Rapat ini di pimpin langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Bapak Ahmad Syafe'i, S.Sos., M.Si., dan dihadiri Para Anggota DPRD OI pada Pembicaraan Tingkat Kesatu dalam rangka Penyampaian Jawaban dan/atau Penjelasan Bupati Ogan Ilir terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Ogan Ilir  atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Ogan Ilir Tahun Anggaran 2025.


Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menyampaikan berbagai tanggapan dan klarifikasi atas masukan, saran, serta catatan strategis yang telah disampaikan oleh masing-masing fraksi DPRD. Hal ini menjadi bagian penting dalam proses evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah selama tahun anggaran 2025, sekaligus sebagai upaya peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan ke depan.


Rapat paripurna ini diharapkan dapat menghasilkan kesepahaman bersama antara eksekutif dan legislatif dalam rangka penyempurnaan LKPJ, sehingga mampu menjadi dasar yang kuat dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan Kabupaten Ogan Ilir ke depan. (ADV)

Sabtu, 11 April 2026

April 11, 2026

Sukses ! SMAN 02 Tuba Udik Gelar Pelepasan Siswa-Siswi Angkatan ke- XXl Tahun 2026

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Sekolah Menengah Atas Negeri 02 (SMAN 02) Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, sukses menggelar kegiatan pelepasan siswa-siswi kelas XII tahun ajaran 2025/ 2026, acara tersebut berlangsung di halaman sekolah wilayah setempat, pada Sabtu (11/04/2026).Pada kesempatan tersebut, Ketua Komite SMAN O2 Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tubaba, Nur Edi S.A.G., menyampaikan beberapa pesan berharga dan motivasi kepada seluruh siswa-siswi tahun Ajaran 2025-2026. “Ilmu yang bermanfaat itu sangat penting sampai ke liang kubur dan jangan merusak masa muda dengan hal-hal buruk yang justru akan menghancurkan masa depan,” ucapnya.

Selanjutnya, dirinya mengimbau agar para siswa-siswi, tidak merasa berpuas diri dalam belajar dan tetap terus untuk menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sebab pendidikan memberikan keleluasan untuk meraih prestasi dengan beasiswa-beasiswa yang ada, jelasnya.


“ Setiap kampus dan perguruan tinggi ada beasiswa dan saran saya kejarlah beasiswa. mulai hari ini, tanamkan tekad yang kuat terus semangat untuk meraih prestasi terbaik,” tegasnya.


Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 02 Kecamatan Tulang Bawang Udik, Dwi Prasetiyo, S.Pd., M.P.d., dirinya sangat mengapresiasi kehadiran Ketua Komite yang memberikan pesan sekaligus motivasi kepada siswa-siswi.


 “Kami berterimakasih kepada bapak/ibu dan pejabat pemerintahan tiyuh, para tokoh masyarakat yang hadir yang memberikan motivasi dan inspirasi kepada siswa-siswi, untuk kami juga mengucapkan selamat kepada siswa-siswi yang berprestasi supaya mereka menjadi contoh bagi adik-adiknya,” tuturnya.


Perlu diketahui, para siswa-siswi angkatan ke- XX1 di SMA Negeri 02 Tulang Bawang Udik ini, telah banyak meraih prestasi, baik itu prestasi tingkat Nasional, dan beberapa siswa-siswi diantaranya juga telah diterima di tingkat perguruan tinggi yang ada di Provinsi Lampung melalui jalur prestasi, dan bagi tidak melanjutkan itu pendidikan, itu sebagian telah bekerja, pada tahun ini tahun sangat luar biasa siswa-siswi angkatan XX1, tutup kepsek Dwi Prasetiyo.


Pengirim berita : 

( Robensyah)

Jumat, 10 April 2026

April 10, 2026

Ketum PJI Hartanto Boechori Apresiasi Wagub Kaltim Dukung UKW Standar Dewan Pers

Samarinda | Prokontra.news | - Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Kalimantan Timur bertemu Wakil Gubernur Kaltim, Ir. H. Seno Aji, M.Si., fokusnya tegas, penguatan SDM Pers, peningkatan kompetensi, dan sinergi strategis dengan Pemerintah Daerah, pada Kamis (9/04/2026).

Seno Aji menegaskan, peran Pers tidak bisa dipinggirkan. Informasi publik harus akurat. Independensi harus dijaga.

“Jurnalis harus kompeten dan terverifikasi. Itu kunci menjaga kualitas informasi”, ujarnya.

Ia juga memberi sinyal dukungan terhadap program peningkatan kapasitas, termasuk Uji Kompetensi Wartawan (UKW) anggota PJ Kaltim, serta membuka ruang kolaborasi ke depan.

Di sisi lain, PJI Kaltim tidak datang dengan tangan kosong. Ketua PJI Kaltim, Jerison Togelang menegaskan ingin mengambil peran konkret. Bukan hanya hadir, tapi PJI harus konkret dan berdampak positif. Mulai dari pelaksanaan UKW, penguatan kapasitas wartawan, hingga mendorong pemberitaan pembangunan yang berimbang dan bertanggung jawab.

“Keberadaan PJI ini kita dorong agar bisa bermanfaat bagi banyak kalangan, dan bagaimana PJI dapat berpartisipasi dalam mendorong serta mengangkat capaian-capaian positif Pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun Kabupaten/Kota”, ujarnya.

Sekretaris PJI Kaltim, Tommy Simanjuntak, menegaskan bahwa organisasi ini menerapkan seleksi ketat. Anggota wajib berasal dari media berbadan hukum yang tunduk pada UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Namun garis besar sikap organisasi ditegaskan langsung oleh Ketua Umum PJI, Hartanto Boechori melalui Grup WA PJI. Bahasanya tenang, isinya tegas;

“PJI berdiri di atas aturan. PJI berkomitmen penuh menjunjung tinggi amanat Undang-Undang Pers, termasuk seluruh Peraturan dan Ketentuan Dewan Pers”, tegas Tokoh Pers Nasional itu.

“PJI terdaftar resmi di Negara sejak era reformasi 1998. Dan dalam Surat Dewan Pers Nomor 322/DP/K/VI/2017, ditegaskan pengakuan Dewan Pers tentang PJI kita satu satunya PJI yang tercatat di Dewan Pers, serta PJI sebagai penyusun dan mengesahkan Kode Etik Wartawan Indonesia (KEWI) pada tanggal  5 s/d 7 Agustus 1999 di Bandung, yang selanjutnya dilebur menjadi Kode Etik Jurnalistik”, lanjut pemilik Sasana Kickboxing ‘BKBC’ itu.

Ditambahkannya, hingga kini PJI telah 9 kali melaksanakan UKW (UKW PJI ke-9) bekerja sama dengan lembaga pelaksana yang tersertifikasi Dewan Pers. Seluruh pembiayaan dilakukan independen tanpa bergantung pada APBN/APBD.

Bukan hanya itu, Anggota Dewan Pers, Wakil Ketua Dewan Pers, bahkan Ketua Dewan Pers juga berkali-kali hadir langsung dalam berbagai kegiatan PJI. Sebuah pengakuan faktual atas eksistensi dan keseriusan organisasi ini dalam menjaga marwah jurnalistik. Dirinya juga mengapresiasi sikap Seno Aji.

“Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Wagub Kaltim, bapak Seno Aji yang serius akan mendukung dan memfasilitasi UKW anggota PJI Kaltim”, tutup Wartawan Utama itu. (Red).


April 10, 2026

‎Bupati Novriwan Jaya Hadiri Audiensi dan Rakor PSEL di Bandar Lampung

Tulang Bawang Barat | Prokontra.news | - Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Novriwan Jaya, menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir, dengan fokus utama pada perubahan pola pikir masyarakat terhadap sampah.Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Audiensi dan Rapat Koordinasi Pengelolaan dan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Kegiatan ini dipimpin oleh Sekretaris Kementerian Lingkungan Hidup/Sekretaris Utama Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Rosa Vivien Ratnawati, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, pada Jum'at (10/4/2026).Program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan mengatasi persoalan darurat sampah perkotaan melalui pemanfaatan teknologi Waste to Energy (WtE). Pemerintah menargetkan groundbreaking di 29 lokasi di Indonesia pada April 2026.Dalam keterangannya, Rosa Vivien Ratnawati menyampaikan bahwa pihaknya telah memetakan 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, dengan karakteristik pengelolaan sampah yang berbeda di setiap daerah.Ia mengapresiasi semangat para kepala daerah dalam mendukung pengelolaan sampah. “Saya optimis melihat komitmen para bupati dan wali kota untuk bersama-sama membantu Provinsi Lampung dalam meningkatkan pengelolaan sampah,” ujarnya.Lebih lanjut, Kementerian Lingkungan Hidup mendorong Pemerintah Provinsi Lampung untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), termasuk penguatan pengelolaan di hulu. Pendanaan pengelolaan sampah juga tidak harus bergantung pada APBD, melainkan dapat didukung melalui Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.Selain itu, KLH juga akan mendorong keterlibatan perusahaan dalam pengelolaan sampah melalui program CSR guna mendukung upaya pengelolaan yang berkelanjutan.Rosa Vivien mengungkapkan, saat ini masih terdapat daerah yang menggunakan sistem open dumping di TPA, meskipun sebagian sudah mulai beralih ke sistem controlled landfill. Ia berharap daerah yang masih menggunakan open dumping dapat secara bertahap meningkatkan sistem pengelolaannya.“Kami memahami keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala dalam pengembangan PSEL, namun dengan sinergi bersama, kami optimis pengelolaan sampah yang berkelanjutan dapat terwujud,” jelasnya.Sementara itu, Bupati Tubaba Novriwan Jaya menegaskan bahwa perubahan pola pikir masyarakat menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan sampah.


‎“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. Jika hanya berfokus pada TPA, maka persoalan tidak akan selesai,” tegasnya.

‎Ia juga menyampaikan bahwa dalam kurun waktu satu tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Tubaba telah membentuk bank sampah sebagai salah satu upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Selain itu, Pemkab Tubaba juga telah menerapkan budaya bersih di lingkungan pemerintahan dan pendidikan. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwajibkan melakukan kegiatan bersih-bersih selama 30 menit sebelum memulai aktivitas kerja.

‎Hal serupa juga diterapkan di sekolah, di mana siswa diwajibkan melakukan kegiatan kebersihan sebelum proses belajar mengajar dimulai. Bahkan, dalam setiap kegiatan pengajian, masyarakat dianjurkan membawa kantong sampah sendiri untuk menampung sampah yang dihasilkan.

‎Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Tubaba berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah dapat terus meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Red)